9 Manfaat Adas (Fennel) Rempah Indonesia yang Menakjubkan

 

Masa kini mengenalnya dengan nama populer FENNEL, namun bagi orang Indonesia, terutama di Jawa, dikenal sebagai Adas. Banyak manfaatnya, namun yang paling popular adalah untuk memperlancar ASI (Air Susu Ibu) dan membantu mengatasi kolik pada bayi.

Adas () yang merupakan salah satu komponen dari minyak telon, telah lama dikenal sebagai tanaman bumbu atau tanaman obat. Tanaman ini dapat hidup di dataran rendah hingga ketinggan 1.800 meter di atas permukaan laut, tetapi akan lebih baik jika tumbuh di dataran tinggi.

Meski tak asing bagi orang Indonesia, Adas sebenarnya berasal dari daerah Laut Tengah namun karena manfaatnya,  adas banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina dan Jepang.

Tumbuhannya berbentuk herba yang berbau harum dengan tinggi 50 cm – 2 m, berwarna hijau terang, tegak.Daun adas tumbuh hingga 40 cm berbentuk pita, dengan segmen terakhir menjuntai dalam bentuk rambut, kira-kira selebar 0,5mm.

Bunga yang merekah di bagian ujung tangkai adalah bunga majemuk yang berdiameter 5 hingga 15 cm. Setiap bagian umbaimempunyai 20-50 kuntum bunga kuning yang amat kecil pada pedikel-pedikel yang pendek. Buahnya berbentuk biji kering dengan panjang dari 4 hingga 9 milimeter , dan lebar separuh panjangnya, dan mempunyai alur. Bijinya yang dikeringkan disebut biji adas.

Adas menghasilkan minyak adas yang merupakan hasil sulingan serbuk buah adas yang sudah masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya digunakan dalam industri obat-obatan, Adas juga dipaka untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya, ada digunakan bersama dengan kulit batang pulosari, Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

Kandungan Kimia

Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foenuculi) 1- 6%, 50 -60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak. Kendungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma khas dan berkhasiat karminatif. Akarnya mengantung bergapten, sementara akar dan biji mengantung stigmasterin (serposterin).

Berikut adalah manfaat alami dari minyak Adas atau Fennel

  1.  Sebagai anti septic alami: minyak adas dapat digunakan sebagai anti septik untuk luka terbuka. Minyak ini tidak terasa perih di kulit walaupun digunakan tanpa minyak pencampur. 2. Sebagai Antispasmodiac: kejang atau dikenal dengan sebutan spasm, merupakan salah satu kontraksi abnormal yang sering terjadi terutama pada sistem pernapasan, usus, otot, syaraf yang dapat menyebabkan batuk menahun, tersedak, kram, dan lainnya.Minyak adas dapat merelaksasikan otot, usus, syaraf, dan sistem pernafasan.
  2. Sebagai Pencahar Alami (aperitif): minyak adas dapat menjadi pencahar alami walaupun tidak terlalu keras efeknya, sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu kondisi sembelit.
  3. Mencegah dan mematikan parasit dalam perut seperti cacing; minyak adas mempunyai sifat terapeutik lain yaitu vermigue untuk membunuh dan menghancurkan cacing dan spora atau telurnya di dalam usus atau anus.
  4. Sebagai pelancar keluarnya urin: minyak adas bersifat diuretik sehingga dapat membantu mengeluarkan zat-zat yang berlebihan lada tubuh seperti : kelebihan air, sodium, uric acid, dan racun-racun dari dalam tubuh. Selain itu, minyak adas dapat membersihkan ginjal dan menurunkan lemak jahat pada tubuh.
  5. Mengatasi masalah menstruasi:  adas dapat membantu memperlancar dan mengurangi gejala PMS seperti sakit kepala, pusing atau kram perut dan mengendalikan mood swing.
  6. Memperlancar Suplai ASI; minyak adas dapat meningkatkan jumlah ASI dan dapat meningkatkan hormon estrogen.
  7. Sebagai tonik untuk tubuh; sifat Adas yang meningkatkan sistem imun juga berfungsi sebagai tonik bagi sistem pencernaan, pernapasan dan lainnya.

Category:

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *