Ini 13 Langkah Persiapan Pewarnaan Rambut Bila Dilakukan Sendiri di Rumah In:SPA, ethno, tradisional
503 623 135

BANYAK alasan mengapa Anda harus mewarnai rambut. Pertama, mungkin Anda ingin mengubah penampilan, faktor usia yang membuat rambut beruban atau berubah memutih. Bisa juga untuk menarik perhatian orang atau lawan jenis Anda. Secara ekstrim ingin melakukan penyamaran, atau malah latah ingin mengikuti tren perkembangan mode warna rambut.

Terlepas dari semua alasan tersebut, mengubah warna baru untuk rambut Anda butuh biaya. Butuh mengorbankan waktu agar penampilan bisa berubah menarik dari kondisi rambut semula. Ingin tampilan lebih oke, tentu saja Anda harus ke salon atau tempat-tempat perawatan kecantikan.

Semua juga tergantung selera dan kondisi isi dompet. Anda ingin tampilan perubahan warna rambut agar hasilnya lebih memuaskan, so pasti tak peduli berapapun biaya yang dikeluarkan. Atau Anda ingin berhemat mencari tempat perawatan rambut yang biasa, tapi dengan memilih produk yang berkelas.

Atau bisa juga Anda benar-benar ingin lebih menghemat. Dengan produk menengah, tapi hasilnya sangat memuaskan. Semua dikembalikan pada kebutuhan yang ingin Anda keluarkan.

Pilihan terakhir ini sepertinya cocok bagi Anda yang ingin tampil beda tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Dengan melakukan pewarnaan rambut sendiri di rumah, dapat membantu Anda menghemat biaya dan waktu. Tapi juga jangan karena ingin berhemat, justru hasilnya tidak memuaskan. Bahkan membuat Anda kesal lantaran hasil pewarnaan rambut mambuat tampilan jadi buruk. Nah ini yang perlu Anda hindari.

Jika memang berhemat adalah sebuah pilihan terakhir, mempelajari teknik pewarnaan dan pemilihan produk harus Anda kuasai. Dengan demikian, Anda bisa melakukan sendiri proses pewarnaan rambut di mana pun. Entah di rumah, di tempat kerja saat memiliki waktu senggang yang panjang. Di hotel saat Anda sedang bertugas, atau di mana pun yang membuat Anda merasa nyaman dengan kegiatamn ini.

Anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara memilih produk pewarna yang tepat, mempersiapkan rambut dan wajah Anda untuk proses pewarnaan, melakukan tes uji helai, mengecat rambut, membilasnya, dan mewarnai ulang akar rambut Anda setelah rambut Anda mulai tumbuh kembali.

Bagaimana proses pewarnaan rambut bila ingin dilakukan sendiri tanpa harus mengeluarkan banyak uang untuk pergi ke salon atau tempat-tempat perawatan kecantikan, berikut tips-tipsnya;

Pertama, melakukan persiapan. Cucilah rambut Anda 24 hingga 48 jam sebelum proses pewarnaan. Pencucian rambut memungkinkan pengeluaran minyak alami pada rambut sehingga zat pewarna yang nanti digunakan dapat lebih mudah diserap. Zat pewarna akan menyatu lebih alami dengan rambut Anda, sehingga warnanya akan bertahan lebih lama.

Jika memungkinkan, hindari penggunaan kondisioner saat mencuci rambut Anda satu hari sebelum Anda mewarnai. Sebab, kondisioner dapat menghilangkan minyak alami pada rambut yang sebenarnya diperlukan agar zat pewarna dapat diserap dengan lebih mudah.

Kedua, jika jenis rambut Anda sangat kering, gunakan kondisioner pada rambut dengan air hangat setiap malam selama (paling sebentar) lima menit. Lakukan ini selama satu minggu sebelum mewarnai rambut. Setelah itu, jangan lakukan perawatan dengan kondisioner satu hari sebelum Anda mewarnai rambut. Perawatan ini dilakukan untuk menjaga agar rambut Anda tidak kering setelah berubah warna.

Ketiga, pilihlah warna yang benar-benar Anda sukai. Banyaknya pilihan warna yang dapat membuat Anda kebingungan. Jika Anda mewarnai rambut untuk pertama kali, ada baiknya Anda tetap memilih warna rambut dengan tingkat kecerahan yang tidak lebih cerah atau gelap dua tingkat dari warna alami rambut Anda.

Gunakan, jenis cat rambut temporer atau semipermanen. Dengan menggunakan cat rambut jenis ini, Anda tidak perlu khawatir jika Anda melakukan kesalahan karena cat rambut tersebut tidak akan bertahan lama.

Keempat, jika Anda memiliki rambut yang lembab, gunakan cat rambut semipermanen. Warna yang dihasilkan oleh cat rambut temporer biasanya mulai pudar setelah 6 sampai 12 kali pencucian rambut. Sementara itu, untuk cat rambut semipermanen, warnanya mulai pudar setelah 20 sampai 26 kali pencucian.

Secara umum, warna yang dihasilkan cat rambut permanen dapat bertahan hingga 6 sampai 8 minggu, namun kadang-kadang warnanya dapat bertahan lebih lama lagi.

Kelima, hindari benda-benda di sekitar yang bisa mengganggu proses pewarnaan. Seperti adanya noda cat yang bisa terpercik pada benda sekitar. Seperti pakaian, sprei atau benda lainnya yang mudah kena noda dan sulit dihilangkan. Siapkan kertas koran atau kain bekas untuk menutupi benda-benda di sekitar agar tidak kena noda. Siapkan tisu di dekat Anda untuk membersihkan tumpahan cat.

Keenam, Letakkan handuk di pundak atau kenakan tudung salon. Selama proses pewarnaan, handuk atau tudung salon akan melindungi Anda dari tumpahan atau tetesan cat rambut. Anda dapat membeli tudung salon di toko-toko perlengkapan salon atau toko-toko kecantikan. Jika Anda menggunakan handuk, gunakan handuk berwarna gelap agar noda cat yang menempel tidak akan terlihat jelas. Kunci kedua ujung handuk di depan leher Anda dengan menggunakan pin kecil atau klip.

Ketujuh, sisir rambut dengan baik. Pastikan tidak ada bagian rambut yang kusut. Dengan rambut yang rapi, proses pewarnaan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa pengecatan dilakukan secara merata.

Kedelapan, oleskan krim ke garis rambut, telinga dan leher sebelum melakukan pewarnaan rambut. Anda dapat menggunakan losion seperti vaseline, lip balm atau kondisioner yang biasanya ada dalam paket pewarna rambut (jika tersedia). Langkah ini bersifat opsional, namun dengan mengoleskan krim pada bagian-bagian tersebut,

Kesembilan, kenakan sarung tangan. Biasanya, pada paket pewarna rambut sudah tersedia sarung tangan. Namun jika tidak ada, Anda dapat menggunakan sarung tangan karet biasa, sarung tangan vinil atau sarung tangan lateks.

Kesepuluh, gunakan botol aplikator atau mangkuk untuk mencampur cat. Ikuti petunjuk penggunaan yang tercantum pada kotak produk. Hampir semua produk cat rambut menyediakan botol aplikator untuk mencampurkan cat pada boks kemasannya. Ikuti petunjuk yang ada untuk mencampurkan bahan-bahan (cat dan cairan pengembang) di dalam botol yang tersedia, kemudian kocok campuran tersebut hingga semua bahan-bahan tercampur dengan baik. Jika pada kemasan produk tidak terdapat botol aplikator, Anda dapat membeli atau menggunakan mangkuk kecil untuk mencampurkan cat dan cairan pengembang.

Kesebelas, campurkan cat dengan cairan pengembang (developer). Pencampuran ini hanya dilakukan untuk beberapa produk saja. Pada kemasannya, sudah terdapat petunjuk mengenai penggunaan cairan pengembang. Biasanya cairan pengembang sudah disediakan dalam kemasan produk.

Keduabelas, Gunakan sisir untuk membagi rambut Anda menjadi empat bagian. Untuk menahan bagian-bagian tersebut agar rambut Anda tidak terurai, gunakan klip rambut besar (klip salon) yang dapat dibeli di toko-toko alat kecantikan.

Ketigabelas, mulai warnai masing-masing bagian rambut. Bagi kembali bagian-bagian rambut Anda menjadi bagian-bagian yang lebih kecil (sekitar 1/4 atau 1/2 dari bagian) untuk memudahkan proses pewarnaan. Gunakan botol aplikator atau kuas sisir untuk mengoleskan cat ke rambut. Kenakan sarung tangan dan ratakan cat ke rambut dengan jari-jari Anda

Sebagai kondisioner, Natural Bali Mangosteen Conditioner jadi pilihan. Produk ini diperkaya dengan Coconut oil. Hasil dari kondisioner ini membuat rambut Anda akan menjadi semakin lembut serta mudah diatur. Rambut akan nampak berkilau. Bisa memberikan volume agar rambut menjadi lebih mengembang, memberikan nutrisi kepada rambut. *

 

By Gaya SPA - Minutes - Words.

Back to Blog-List
Back to Top